Kamis, 12 Februari 2015

Muslim Dunia Khatamkan Quran untuk 3 Muslim Korban Penembakan di AS



Muslim di seluruh dunia bereaksi terhadap penembakan yang menewaskan tiga mahasiswa di North Carolina, Amerika Serikat. Berbagai aksi digelar di internet, salah satunya adalah khataman Al-Quran yang diikuti oleh Muslim di seluruh dunia.



Aksi Khataman atau menyelesaikan pembacaan Al-Quran dari awal hingga akhir dilakukan bergantian oleh beberapa orang tiap juz. Aksi ini diorganisir di lembaran online yang diikuti ratusan orang di seluruh dunia.



Tujuan dari aksi ini adalah membaca ayat suci sebanyaknya untuk mendoakan para korban. Umat Islam yang ingin bergabung dalam mengkhatamkan Al-Quran bisa mendata dirinya di docs.google.com dan memilih juz yang akan dibaca.



Sampai saat ini, pembacanya telah mencapai ratusan orang dari berbagai negara di seluruh benua. Di antaranya berasal dari Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Bosnia, Arab Saudi, Norwegia, Malaysia, Singapura, Pakistan, Mesir, dan banyak negara lainnya.



Usai penembakan Deah Shaddy Barakat, 23, Yusor Mohammad, 21, dan Razan Mohammad Abu-Salha, 19, pada Selasa malam (10/2), aksi solidaritas langsung menyeruak di internet, khataman al-Quran hanya salah satunya saja.







Diberitakan Huffington Post, lebih dari 4.000 orang telah bergabung dalam grup Facebook solidaritas pada ketiga korban.



"Turut berduka dari Dubai, semoga Allah menganugerahi mereka tempat tertinggi di jannah dan memberi kedamaian serta ketabahan pada keluarga dan orang-orang terkasih mereka," ujar seorang pengguna Facebook Hend Abdel Sattar di grup Facebook Chapel Hill Vigil. Pesan yang sama disampaikan pengguna Facebook di Mesir, Selandia Baru, Malaysia, Pakistan dan Swedia.



Sementara itu, lebih dari 2.000 orang menghadiri aksi malam solidaritas mengenang ketiga korban di Universitas North Carolina, UNC, Chapel Hill. Di Raleigh, sekitar 30 menit dari Chapel Hill, Asosiasi Mahasiswa Muslim UNC, menyediakan bus bagi mereka yang ingin menghadirinya.



Di Fakultas Kedokteran Gigi UNC, tempat ketiganya belajar, terdapat sebuah meja dengan karangan bunga, lilin dan foto korban di atasnya.





DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar