Sabtu, 31 Januari 2015

Inggris Gempar, Pendeta ini sebut Israel dalang Serangan 9/11 WTC



Seorang Pendeta bernama Stephen Sizer telah membuat gempar seluruh Inggris. 


Bagaimana tidak, Pendeta tersebut berani memasang sebuah artikel di akun Facebooknya, dalam artikel tersebut pendeta itu menjelaskan bahwa negara Zionis Israel merupakan dalang serangan 11 September 2001 di WTC Amerika Serikat.



Stephen Sizer asal inggris ini merupakan pendeta Gereja Kristus asal Virginia Waters, Surrey, Pendeta ini diduga telah mempublikasikan tautannya yang berjudul: ” 9/11 Israel Melakukannya “.



Setelah Keuskupan Guildford mengetahui hal ini, dia mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas untuk menyelidiki Stephen Sizer tersebut.



Meski Stephen kemudian mencabut artikel itu, dia terus membela tindakannya itu dengan mengatakan dia hanya mendorong sebuah debat tentang sebuah tuduhan serius.



Namun, dia menekankan dirinya tidak-bisa tidak percaya jika Israel tidak berada di belakang tragedi tersebut.







Juru bicara asal gereja tersebut menjelaskan bahwa hal Ini sungguh sangat menyedihkan dan suatu hal yang memalukan, sebab artikel ini muncul pada saat pekan yang sama yakni dengan diperingatinya 70 tahun pembebasan Auschwitz.



Juru bicara gereja mengatakan, ” Perhatian kami sangat tertuju terhadap komentar dari Stephen Sizer di media sosial. Dalam komentarnya Pendeta Stephen Sizer telah menautkan sebuah artikel yang berjudul "Israel dalang 9/11“, katanya.



Menurut laporan dari BBC pada hari Jumat kemarin, 30/1/2015. Pendeta Stephen Sizer memiliki riwayat panjang perseteruannya dengan pimpinan komunitas Yahudi



Gereja Inggris memerintahkan keuskupan Dorking yang membawahi wilayah Virginia Water yang dipimpin Stephen untuk melakukan penyelidikan terhadap masalah ini.



Sementara itu, komunitas Yahudi Inggris menilai artikel-artikel yang menyebut atau membuat komunitas Yahudi dituding bertanggung jawab atas tragedi 11 September 2001 merupakan sebuah tindakan anti-Semit yang sangat nyata.





DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar