Minggu, 25 Januari 2015

Gedung Putih: “Netanyahu Meludahi Muka Kami”





Seorang pejabat senior AS mengatakan PM Israel Benjamin Netanyahu meludahi wajah Gedung Putih, dengan menerima undangan Kongres AS tanpa koordinasi dengan Presiden Barrack Obama.



"Netanyahu meludahi wajah kami di depan umum. Itu bukan cara berperilaku," ujar pejabat Gedung Putih yang tak menyebut nama kepada Haaretz, koran Israel.



"Netanyahu seharusnya ingat Obama masih akan menjabat sebagai presiden AS satu setengah tahun lagi, dan masih punya harga," lanjut pejabat itu.



John Boehner, anggota Kongres AS, mengundang PM Netanyahu untuk menghadiri sidang bersama bulan depan. Undangan dilayangkan tanpa melewati protokol Gedung Putih.



Boehner menginformasikan telah mengundang Netanyahu, beberapa jam setelah Presiden Obama mengancam akan memveto setiap sanksi baru terhadap Iran.



Pengamat mengatakan Obama dan Netanyahu tidak lagi saling menyembunyikan ketidak-sukaan masing-masing. Netanyahu menghancurkan saluran interpersonal dengan Obama, dan menciptakan keretakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.



Terakhir, Obama juga memperingatkan Netanyahu untuk menghentikan upaya mendorong Kongres AS meloloskan UU sanksi baru terhadap Iran.



Menlu John Kerry mengatakan sanksi baru terhadap Iran tidak ubahnya melempar granat ke dalam ruang perundingan nuklir. Bagi Netanyahu, tidak ada cara lain bagi Israel selain memperalat Kongres AS untuk memukul Iran.





DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar