Sabtu, 31 Januari 2015

Nyontek dan cengengesan saat wawancara di Kompas TV, Presiden Jokowi di-Bully Netizen Habis-habisan



Presiden Joko Widodo akhirnya bicara blak-blakan terkait perseteruan Polri dan KPK. Sebagai kepala negara, Presiden Jokowi mengatakan KPK-Polri harus bahu-membahu memberantas korupsi. 



KPK-Polri juga harus buka kasus secara transparan dan tuntas, karena mereka harus menjaga kewibawaan institusi sebagai penegak hukum.



Dalam wawancara ekslusifnya dengan Kompas TV, ia memberikan gambaran atas apa yang dilakukannya dalam menyelesaikan kisruh KPK-Polri.



Namun, gesture dan jawaban Jokowi yang kurang tegas, jadi bahan ledekan netizen.



“…kalau sudah aturan itu saya belum ini… Saya kan baru kemarin (jadi presiden). Hehehe…,” kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan Kompas TV.



Netizen berkomentar negatif atas wawancara tersebut.



“Musibah betul punya presiden ginian… dari awal bicara tingpletot.. tatapan mata gak fokus gak memguasai masalah. cengengesan… dan di ending wawancara fakta bahwa presiden ini gak layak jadi Presiden, gak ngerti opo opo heeeuuuh…” ungkap salah satu netizen di Youtube.



"Ada orang yang gak pinter ngomong tapi kerjanya bagus. Kalo ini udah gak pinter ngomong, kerja juga gak beres," tulis Alkausar Badilla.



Sementara Gita Savitri Devi menulis, "Pak jokowi lagi UAN ya ampe bawa contekan segala".







(fimadani/youtube)





DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar