Kamis, 18 Desember 2014

7 Mayat Tokoh Dunia yang Diawetkan (FULL PHOTO)

1. Vladimir Lenin, Uni Sovyet



Jenazah pendiri negara Uni Soviet, Vladimir Lenin, dipamerkan kepada publik sejak kematiannya pada tahun 1924 di peristirahatannya di Lapangan Merah, Moskow, Rusia. AP Photo/Sergei Karpukhin









2. Ho Chi Minh, Vietnam



Mendiang pemimpin Vietnam, Ho Chi Minh yang namanya diabadikan menjadi nama kota terbesar di negara tersebut juga diawetkan, dan sampai sekarang jenazahnya yang disimpan di dalam peti kaca menjadi objek wisata yang populer di Vietnam.







3. Ferdinand Marcos, Filiphina



Diktator Filiphina yang diasingkan, Ferdinand Marcos, yang meninggal pada tahun 1989, telah dibalsem di sebuah makam umum di Filipina sejak pemerintah mengizinkan tubuhnya kembali ke negara itu pada tahun 1993. Istrinya, Imelda Marcos, telah berjuang pemerintah izin untuk mengubur dia di pemakaman presiden negara itu, lapor New York Times.







4. Mao Zedong, Cina



Foto 10 September tahun 1977 ini menunjukan sejumlah pemimpin Partai Komunis Cina memberi penghormatan kepada jenazah pemimpin besar Cina, Mao Zedong. Mao Zedong meninggal dunia pada 1976, dan hingga kini jenazahnya bisa disaksikan di Lapangan Tiananmen di Beijing, Cina.









5. Kim Il Sung, Korea Utara



Jenazah mendiang pemimpin Korea Utara, Kim Il Sung pada tahun 1994. Sampai sekarang, jenazah yang tersimpan di Kumsusan musoleum di Pyongyang ini terus didatangi warga Korea Utara yang menganggapnya sebagai pemimpin besar Korut.







6. Kim Jong Il, Korea Utara



Mantan Presiden Korea Utara, Kim Jong Il yang juga ayah Presiden Korut sekarang, Kim Jong Un, dikelilingi sejumlah pejabat tinggi negara tersebut saat acara penghormatan di Kumsusan Memorial Palace di Pyongyang Korea Utara pada 2011. Kumsusan Memorial Palace merupakan tempat di mana semua jenazah pemimpin Korea Utara diawetkan dan dipajang agar bisa dilihat masyarakat.









7. Hugo Chavez, Venezuela



Jenazah mendiang Presiden Venezuela, Hugo Chavez yang dibaringkan di dalam peti jenazah di Caracas (7/3). Jenazah Hugo Chavez juga semula akan diawetkan seperti sejumlah mantan pemimpin dunia dan dipamerkan kepada publik, hingga akhirnya dibatalkan. Hugo Chavez meninggal pada 5 Maret 2014, berusia 58 tahum, setelah dalam waktu panjang berjuang dengan penyakit kanker.
























DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar