Rabu, 18 Februari 2015

ISIS berencana Lancarkan Serangan ke Eropa melalui Libya



ISIS berencana untuk memasuki Eropa melalui Libya, dengan menyebrangi Laut Mediterania dan menyamar sebagai imigran ilegal. Rencana ini terungkap dalam sejumlah surat yang ditemukan oleh organisasi think tank anti-terorisme asal Inggris, Quillum, Rabu (18/2).


Dilaporkan Russia Today, lokasi Libya, yang dipisahkan oleh Laut Mediterania dengan Italia dan Yunani, berada di ambang benua Eropa, menjadikan negara ini sebagai gerbang yang pas bagi para militan untuk memasuki Eropa.


Rencana ini menguraikan strategi melintasi laut dari Libya ke Eropa selatan secara ilegal dengan kapal feri, menuju pelabuhan seperti pulau paling selatan Italia, Lampedusa, yang berjarak kurang dari 483km.


"Libya memiliki pantai yang panjang dan berdekatan dengan negara-negara Tentara Salib selatan, yang dapat dicapai dengan mudah bahkan oleh perahu sederhana," bunyi surat ISIS yang dilihat Quillum, dikutip dari Russia Today, Rabu (18/2).


Informasi tersebut berasal dari seorang pendukung ISIS bernama Abu Ibrahim al-Libim, yang diyakini bertugas sebagai perekrut ISIS secara daring untuk wilayah Libya.


Russia Today belum dapat mengkonfirmasi identitas Libim, namun para analis yakin Libim merupakan inspirator besar bagi para pejuang ISIS.


"Twitter telah menutup akun resmi Libim beberapa kali. Namun, setiap kali dia mulai membuat akun yang baru, dia memiliki ribuan pengikut dengan sangat cepat. Ini merupakan ciri khas dari suatu pengaruh afiliasi ISIS," kata Charlie Winter, peneliti dari Quillam Foundation.


Rencana yang diungkapkan Libim juga menyebutkan aksi penyamaran para anggota militan sebagai imigran ilegal. Setelah sampai di Eropa, diperkirakan para militan akan memulai serangan besar-besaran di Eropa selatan.


Anggota ISIS di Irak dan Suriah juga diperkirakan akan membantu militan dari Libya untuk meluncurkan serangan ini.


"Kami akan menaklukkan Roma," kata Libim dalam sebuah video pada Minggu (15/2) yang menggambarkan pemenggalan 21 warga Mesir penganut Kristen Koptik. Video tersebut menyebabkan Mesir menggempur markas ISIS di Irak dan Suriah.


Libim juga menjelaskan bahwa Libya memiliki "potensi yang besar" untuk kelompok militan, merujuk kepada barang rampasan perang, seperti amunisi dan bahan bakar minyak, sisa dari perang yang kerap berkecamuk setelah penggulingan Muammar Gaddafi pada tahun 2011.


Libim menjelaskan bahwa ISIS dapat memanfaatkan fakta bahwa imigran ilegal sangat besar jumlahnya di Italia.


"Jika (fakta) ini dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara strategis, kekacauan bisa ditempa di negara-negara Eropa selatan, dan bahkan, bisa menutup pelayaran dan menargetkan kapal Crusader dan tanker," kata Libim dalam surat tersebut.


Video dan surat-surat Libim ditemukan tak lama setelah negara-negara Barat menyatakan kekhawatiran terhadap masalah keamanan di Libya. Sistem keamanan di Libya sangat rendah dengan berbagai faksi dan kelompok jihad berlomba-lomba untuk menguasai negara yang kaya minyak ini dan berencana menyebrang ke Eropa.


Russia Today mencatat, terdapat sekitar 2.000 imigran ilegal di Italia yang berhasil diselamatkan dari Laut Mediterania pada akhir pekan ini.


"Imigran yang mengungsi dengan perahu mencoba untuk menyeberangi (Laut) Mediterania. Dalam beberapa minggu ke depan, jika kita tidak bertindak bersama-sama, kapal mereka akan dipenuhi teroris juga," kata Duta Besar Mesir untuk London, Nasser Kamel.


Serupa dengan pernyataan Kamel, pemerintah Italia juga merilis pernyataan terkait kemungkinan besar militan Libya yang bergabung dengan ISIS menyebrang ke negara itu.


Pada hari Rabu (18/2), Menteri Luar Negeri Italia, Paolo Gentiloni menyatakan imigran ilegal dari Libya adalah "risiko yang besar", dan menyerukan "bantuan dari masyarakat internasional".


Dilaporkan CNN, ISIS pertama kali mengumumkan keberadaan mereka di Libya pada bulan Oktober lalu. Sebuah video amatir memperlihatkan sejumlah militan berpakaian serba hitam berada di Derna, dan berafiliasi dengan Dewan Syura untuk Pemuda Islam.


Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi memproklamirkan tiga provinsi di Libya, yaitu Provinsi Barqa (di timur), Tripolitania (barat) dan Fezzan (selatan) sebagai bagian dari "kekhalifahan".


Sejak itu, ISIS kerap meningkatkan kehadirannya di Libya.


"Dalam hal demografi, simpatisan ISIS di Libya mempunyai banyak kesamaan dengan ISIS di Irak dan Suriah. Banyak pejuangnya yang muda, yang mencaplok cap ISIS untuk dikaitkan dengan kefanatikan mereka akan Islam dengan tujuan memberdayakan diri dan merasa mempunyai kuasa lebih dari pemerintah," kata Winter menjelaskan.


"Risiko Eropa menghadapi ISIS yang menyebrang dari Libya sangat substansial," kata Winter .


Tercatat, lebih dari 207 ribu orang telah berusaha menyeberang Laut Mediterania untuk memasuki Eropa pada tahun ini. Angka tersebut meningkat hampir tiga kali lipat dari tahun 2011 yang berjumlah 70 ribu orang.


sumber: RussianToday RT




DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Eksekusi Mati Bali Nine, PM Australia Ungkit-ungkit Bantuan Tsunami Aceh





Berbagai macam upaya dilakukan Australia untuk membebaskan dua warga negaranya yang divonis hukuman mati. Adapun kedua terpidana mati itu yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, yang bakal dieksekusi karena terlibat kasus penyelundupan narkoba yang dikenal dengan kasus 'Bali Nine'.



Bahkan, Perdana Menteri (PM) Tony Abbott mengungkit-ungkit bantuan yang pernah diberikan Australia kepada Indonesia ketika menghadapi bencana alam tsunami pada akhir 2004 silam, dan mengaitkannya dengan permintaan agar eksekusi mati duo "Bali Nine" dibatalkan.



"Jangan lupa, dulu ketika Indonesia terkena tsunami, Australia memberikan bantuan kemanusiaan $ 1 miliar, dan kami juga mengirimkan angkatan bersenjata untuk membantu Indonesia, dan beberapa orang Australia meninggal dalam upaya itu" kata PM Abbott di Gold Coast, Queensland, seperti direkam jaringan TV ABC, Rabu.



"Saya ingin katakan kepada penduduk dan Pemerintah Indonesia bahwa kami di Australia selalu ada untuk membantu Anda, dan kami berharap Anda akan membalas (kebaikan itu--red) sekarang," tambahnya.



Meskipun PM Abbott memahami Indonesia adalah negeri tetangga yang sangat penting untuk Australia, ia menegaskan, "Kita tidak bisa abaikan masalah ini, bila tindakan baik kami kepada Indonesia tidak diperhatikan oleh mereka (Indonesia--red)."



Dalam rangka meningkatkan tekanan atas Jakarta, ia mengatakan ia terus berusaha "menjadi suara pribadi yang terkuat" kepada Presiden Indonesia Joko Widodo dan memperingatkan adanya kemunduran diplomasi jika tidak didengarkan.



"Saya akan mengatakan kepada Indonesia dengan kata-kata yang luas bahwa kami merasa sangat kecewa," kata Abbott saat ditanya apa yang akan terjadi jika eksekusi Andrew Chan dan Myuran Sukumaran tetap lanjut.



"Saya tidak ingin memberikan penilaian yang buruk terhadap hubungan terbaik dengan seorang teman dan tetangga yang sangat penting.



"Tapi saya harus mengatakan kita tidak bisa mengabaikan hal seperti ini begitu saja... Jika usaha yang kami lakukan diabaikan oleh Indonesia."



Pidato ini merupakan respon terhadap pernyataan Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi , yang menegaskan bahwa eksekusi mati adalah proses hukum yang berlaku di Indonesia.



Menanggapi pernyataan ini, Kementerian Luar Negeri melalui Jubir Kemlu Armanatha Nasir usai jumpa pers soal situasi Yaman di Kemlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2015), mengatakan tak ingin berspekulasi dan berharap apa yang diucapkan Abbot bukanlah cerminan dari warna Australia yang sebenarnya.



"Saya belum baca (pernyataan Abbott), kita tidak bisa berspekulasi dan semoga pernyataan tersebut bukan mencerminkan warna Australia yang sebenarnya," ucapnya.



sumber: BBC





DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Makna Filosofi Rencong









Meski tidak ditemukan catatan sejarah yang mengisahkan asal usul Rencong, namun asal mula Rencong terekam dalam sebuah legenda Aceh. Dalam sebuah cerita rakyat dikisahkan. 





"Zaman dahulu di daratan Aceh hidup seekor burung raksasa sejenis Rajawali/Garuda, orang Aceh menyebutnya "Geureuda" -yang berarti serakah-. Keberadaan burung raksasa tersebut sangat menggangu kehidupan rakyat. semua jenis tanaman, buah-buahan dan ternak rakyat dilahapnya.




Semua jenis perangkap dan senjata yag digunakan untuk membunuhnya tidak mapan, malah makin lama "Geureuda" tersebut makin beringas melahap tanaman rakyat, mungkin dari legenda itulah sampai sekarang orang Aceh menyebutkan "Geureuda" kepada orang–orang yang serakah/rakus.




Oleh raja yang berkuasa ketika itu, memerintahkan seorang pandai besi yang juga ulama untuk menciptakan sebuah senjata ampuh yang mampu membunuh Geureuda tersebut.



Oleh pandai besi yang mempunyai ilmu maqfirat besi, setelah melakukan puasa, shalat sunat dan berdoa baru menempa besi pilihan dengan campuran beberapa unsur logam menjadi Rencong.










Menyebut senjata rakyat Aceh, selain meriam dan senjata api, yang paling terkenal adalah Rencong. Bahkan, salah satu gelar tanah Aceh disebut juga sebagai “Tanah Rencong”.



Rencong (Reuncong) adalah senjata tradisional dari Aceh. Rencong Aceh memiliki bentuk seperti huruf [ L ] atau lebih tepat seperti tulisan kaligrafi "Bismillah ".



Rencong termasuk dalam kategori dagger atau belati (bukan pisau atau pedang).





Rencong selain simbol kebesaran para bangsawan, merupakan lambang keberanian para pejuang dan rakyat Aceh di masa perjuangan. Keberadaan rencong sebagai simbol keberanian dan kepahlawanan masyarakat Aceh terlihat bahwa hampir setiap pejuang Aceh, membekali dirinya dengan rencong sebagai alat pertahanan diri.



Namun sekarang, setelah tak lagi lazim digunakan sebagai alat pertahanan diri, rencong berubah fungsi menjadi barang cinderamata yang dapat ditemukan hampir di semua toko kerajinan khas Aceh.










Menurut sejarahnya, rencong memiliki tingkatan. Pertama, rencong yang digunakan oleh raja atau sultan. Rencong ini biasanya terbuat dari gading (sarung) dan emas murni (bagian belatinya). Kedua, rencong-rencong yang sarungnya biasa terbuat dari tanduk kerbau atau kayu, sedangkan belatinya dari kuningan atau besi putih.





Bentuk rencong berbentuk kalimat bismillah, gagangnya yang melekuk kemudian menebal pada sikunya merupakan aksara Arab "Ba", bujuran gagangnya merupaka aksara "Sin", bentuk lancip yang menurun kebawah pada pangkal besi dekat dengan gagangnya merupakan aksara "Mim", lajur besi dari pangkal gagang hingga dekat ujungnya merupakan aksara "Lam", ujung yang meruncing dengan dataran sebelah atas mendatar dan bagian bawah yang sedikit keatas merupakan aksara "Ha".







Rangkain dari aksara Ba, Sin, Lam, dan Ha itulah yang mewujudkan kalimat Bismillah.



Jadi pandai besi yang pertama kali membuat rencong, selain pandai maqrifat besi juga memiliki ilmu kaligrafi yang tinggi. Oleh karena itu , rencong tidak digunakan untuk hal-hal kecil yang tidak penting, apalagi untuk berbuat keji, tetapi rencong hanya digunakan untuk mempertahankan diri dari serangan musuh dan berperang dijalan Allah.










Secara umum, ada empat macam rencong yang menjadi senjata andalan masyarakat Aceh.




  • Rencong Meucugek (Meucungkek), Disebut meucugek karena pada gagang rencong terdapat suatu bentuk panahan dan perekat yang dalam istilah Aceh disebut cugek atau meucugek. Cugek ini diperlukan untuk mudah dipegang dan tidak mudah lepas waktu menikam ke badan lawan atau musuh. 

  • Rencong Meupucok, Rencong ini memiliki pucuk di atas gagangnya yang terbuat dari ukiran logam yang pada umumnya dari emas. Gagang dari rencong meupucok ini kelihatan agak kecil, yakni pada pegangan bagian bawah. Namun, semakin ke ujung gagang ini semakin membesar. Jenis rencong semacam ini digunakan untuk hiasan atau sebagai alat perhiasan. Biasanya, rencong ini dipakai pada upacara-upacara resmi yang berhubungan dengan masaalah adat dan kesenian. 

  • Rencong Pudoi, Rencong jenis ini gagangnya lebih pendek dan berbentuk lurus, tidak seperti rencong umumnya. Terkesan, rencong ini belum sempurna sehingga dikatakan pudoi. Istilah pudoi dalam masyarakat Aceh adalah sesuatu yang diangap masih kekurangan atau masih ada yang belum sempurna. 

  • Rencong Meukuree, Perbedaan rencong meukuree dengan jenis rencong lain adalah pada matanya. Mata rencong jenis ini diberi hiasan tertentu seperti gambar ular, lipan, bunga, dan sebagainya. Gambar-gambar tersebut oleh pandai besi ditafsirkan dengan beragam macam kelebihan dan keistimewaan. Rencong yang disimpan lama, pada mulanya akan terbentuk sejenis aritan atau bentuk yang disebut kuree. Semakin lama atau semakin tua usia sebuah rencong, semakin banyak pula kuree yang terdapat pada mata rencong tersebut. Kuree ini dianggap mempunyai kekuatan magis. 



Rencong yang ampuh biasanya dibuat dari besi-besi pilihan, yang di padu dengan logam emas, perak, tembaga, timah dan zat-zat racun yang berbisa agar bila dalam pertempuran lawan yang dihadapi adalah orang kebal terhadap besi, orang tersebut akan mampu ditembusi rencong.







Gagang rencong ada yang berbentuk lurus dan ada pula yang melengkung keatas. Rencong yang gagangnya melengkung ke atas disebut Reuncong Meucungkek, biasanya gagang tersebut terbuat dari gading dan tanduk pilihan.





Bentuk meucungkek dimaksud agar tidak terjadinya penghormatan yang berlebihan sesama manusia, karena kehormatan yang hakiki hanya milik Allah semata.



Maksudnya, bila rencong meucungkek disisipkan dibagian pinggang atau dibagian pusat, maka orang tersebut tidak bisa menundukkan kepala atau membongkokkan badannya untuk memberi hormat kepada orang lain karena perutnya akan tertekan dengan gagang meucungkek tersebut.












Gagang meucungkek itu juga dimaksudkan agar, pada saat-saat genting dengan mudah dapat ditarik dari sarungnya dan tidak akan mudah lepas dari genggaman.



Satu hal yang membedakan rencong dengan senjata tradisional lainnya adalah rencong tidak pernah diasah karena hanya ujungnya yang runcing saja yang digunakan.




***


















DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.







Selasa, 17 Februari 2015

Kontroversi Budi Gunawan (Bukan) Penegak Hukum?





Hakim tunggal Sarpin Rizaldi memutuskan mengabulkan permohonan gugatan praperadilan Komisaris Jenderal Budi Gunawan yang menggugat KPK atas penetapan tersangka lembaga antirasuah tersebut kepadanya.



Putusan hakim tersebut berdasar pada beberapa pertimbangan, salah satunya penetapan tersangka terhadap Budi Gunawan dinilai bukan merupakan kewenangan KPK.



Sarpin menjelaskan menurut pasal 11 UU KPK, lembaga antirasuah tersebut berwenang melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan tindak pidana korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum, penyelenggara negara dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan aparat penegak hukum atau penyelenggara negara.



KPK, atas UU tersebut, juga mendapatkan kewenangan melakukan penyelidikan hal yang mendapatkan perhatian meresahkan masyarakat atau menyangkut kerugian negara paling sedikit Rp 1 Milyar.



Sementara itu, berdasarkan pada pasal 1 dan 2 UU Nomor 28 Tahun 1999, Dalam putusannya, Hakim menganggap bahwa Budi bukan termasuk penegak hukum dan bukan penyelenggara negara.



"Ternyata jabatan Karobinkar jabatan administrasi golongan eselon IIa, bukan termasuk eselon I," kata Hakim Sarpin.



Sebelumnya, dalam dalilnya, KPK menyampaikan bahwa tim penyelidik menemukan dua alat bukti yang menunjukkan adanya tindak pidana korupsi yang dilakukan Budi Gunawan.



Selain itu, tim penyelidik juga memaparkan bahwa Budi termasuk penegak hukum dan penyelenggara negara.



Kata Sarpin, sepanjang pemeriksaan di pengadilan, KPK tidak mengajukan bukti-bukti untuk menguatkan keterangan tim penyelidik tersebut.



"Kesimpulannya, termohon tidak bisa buktikan pemohon adalah aparat penegak hukum," kata Sarpin.



Tak Masuk Akal



Pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas, Feri Amsari, mementahkan dalil Hakim Sarpin yang menyatakan Komisaris Jenderal Budi Gunawan bukan penegak hukum atau pejabat negara.



"Harus dipahami bahwa pejabat yang berada di lingkungan institusi penegak hukum memiliki dua status," kata Feri dalam keterangan pers, Sabtu, 14 Februari 2015. "Pertama, dia aparat negara dan, kedua, dia adalah pejabat negara."



Selain memiliki tugas dan fungsi sebagai penegak hukum, menurut Feri, Budi Gunawan juga mempunyai kewajiban serta fungsi administratif.



"Fungsi ini yang membuktikan bahwa Budi Gunawan adalah pejabat negara," kata Feri.



Pakar hukum dari Universitas Islam Indonesia, Ridwan H.R., mempunyai pendapat serupa. Menurut Ridwan, seseorang diklasifikasikan sebagai penyelenggara negara dalam administrasi jika menjabat di struktur lembaga publik dan menerima gaji dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.



"Dalam konteks ini, Budi Gunawan masuk dalam kualifikasi pejabat publik, sehingga masuk kategori penyelenggara negara," ujar Ridwan.







Sementara, Mantan Wakil Kapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno mengatakan, semua polisi adalah penegak hukum berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002.



"Sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Polisi adalah penegak hukum," kata Oegro.



Oegro menjelaskan, definisi polisi dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 adalah pemelihara keamanan ketertiban masyarakat, pelindung pengayom dan pelayan masyarakat dan yang ketiga penegak hukum.



"Saya terakhir jadi polisi itu undang-undang bunyinya seperti itu. Ngga tahu kalau dihapus," kata Oegro. "Kalau sudah dihapus saya ngga tahu soalnya saya sudah pensiun sejak 1 Maret 2014," ujar dia.


















DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.






Abraham: “Saya Wakafkan Diri Saya untuk Negeri Ini”





Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad menyadari sudah menjadi terget incaran pascalembaga superbodi tersebut menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka dengan tuduhan penerimaan gratifikasi di institusi Polri.



Menurut dia, indikasi itu terlihat pada saat penetapan tersangka dan penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW), setelah itu barulah dirinya menyusul jadi tersangka.



"Saya sadar, saya sudah mendengar desas desus bahwa saya dengan Pak BW (Bambang Widjojanto-red) sudah jadi TO (target operasi-red)," ujar Samad dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/2/2015).



Samad, juga menyadari besarnya risiko sebagai penegak hukum dalam upaya memerangi tindak pidana korupsi.



"Ini saya sampaikan sebelum saya masuk KPK, saya wakafkan seluruh jiwa raga saya untuk negeri ini agar generasi anak cucu kita, mungkin pada akhirnya nanti kita tidak menikmati. Tapi, apa yang dilakukan teman-teman KPK akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa bagi negeri ini. Negeri yang bebas korupsi," paparnya.



Pria asal Makassar, Sulawesi Selatan itu menambahkan, saat ini KPK telah dikriminalisasi dengan dua pimpinan KPK lainnya yang telah diadukan ke Mabes Polri, yakni Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnain.



Selain itu, Samad juga mengaku foto-foto syur mirip dirinya bersama salah satu Putri Indonesia tahun 2015, adalah awal serangan dari para koruptor untuk melemahkan lembaga superbodi tersebut.



"Pertama adalah penyebaran foro-foto saya, kemudian penangakapan Pak BW, pelaporan pidana Pak Pandu, dan Pak Zulkarnain. Hari ini saya tersangka dan mungkin juga penyidik yang lain saya dengar sudah ditetapkan tersangka," sesalnya.



Jika saja para penyidik KPK ditetapkan tersangka oleh Mabes Polri, lanjut Samad, maka lembaga antirasuah yang dipimpinnya itu akan pincang, dan akan kewalahan dalam memberantas para koruptor. "Kalau seluruh penyidik tersangka maka sudah dipastikan KPK akan lumpuh," tegasnya.



Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat telah menetapkan Ketua KPK, Abraham Samad, sebagai tersangka perkara dugaan pemalsuan dokumen. Dari keterangan yang dihimpun, rencananya Samad dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka pada Jumat, 20 Februari 2015.



POLRI: 21 Penyidik KPK terancam 12 Tahun



Sekadar informasi, Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso, menyatakan telah meminta jajarannya untuk menyelidiki dugaan kepemilikan senjata ilegal  21 penyidik KPK yang dulu bekerja di kepolisian.



Dirinya tak takut untuk menjadikan 21 penyidik itu menjadi tersangka dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.



"Jelas salah bila sudah menguasai senjata ilegal, UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 12 tahun penjara," ujar Budi kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (17/2/2015).



Menyusul para pimpinan KPK ditetapkan jadi tersangka pelanggaran pidana, Kabareskrim mengantongi laporan ditemukan bukti ada sekira 21 penyidik KPK bakal jadi tersangka.



21 Penyidik KPK Terancam Jadi Tersangka Senpi Ilegal



Sangkaan pelanggaran pidana itu, terbukti mereka menyimpan senjata api (senpi) ilegal. Ini akibat senpi yang selama ini dikuasai tidak dikembalikan ke Polri. Padahal, mereka sudah mengundurkan diri dari Polri, dan memilih menjadi penyidik KPK.



Budi mengakui, kasus itu sekarang masih dalam proses penyelidikan Bareskrim, dan sudah dilakukan pemeriksaan beberapa orang saksi, termasuk saksi ahli. Para penyidik KPK itu ada yang berpangkat Kompol dan AKBP.



Menurut Budi, alasan kepolisian menyelidiki kasus ini karena izin kepemilikan senjata milik 21 penyidik KPK sudah kadaluarsa. "Ya, izinnya tidak diperpanjang. Terakhir ada yang 2012, tapi rata-rata 2011 sudah mati," jelasnya.



"Kalau buktinya cukup terkait pelarangan penggunaan senjata api, ya pasti (tersangka). Saya kan sudah bilang, tapi tidak serta merta jadi tersangka. Kita lihat. Ini kan baru dugaan ya," pungkasnya.



Jumlah total penyidik di KPK ada sekira 40 penyidik, beberapa orang di antaranya penyidik berlatarbelakang Polri. Pada November 2014 lalu, terdapat 15 orang penyidik Polri memutuskan mengabdi ke KPK dan mundur dari Korps Bhayangkara.



sumber: okezone
















DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.






Minggu, 15 Februari 2015

Hina Nabi, Kepala Lars Vilks Dihargai Rp2 Triliun





Kepolisian Denmark memastikan kartunis asal Swedia Lars Vilks (67) menjadi target utama penembakan dalam diskusi bertajuk seni, penghujatan dan kebebasan berekspresi di Kafe Krudttonden, Copenhagen, Denmark.



Kabar ini tentu tidak mengejutkan lantaran Lars Vilks masuk dalam daftar orang yang ditargetkan mati oleh kelompok Al Qaeda di Iraq. Bahkan kepalanya dihargai 100 ribu poundsterling atau sekira Rp2 triliun oleh kelompok tersebut.



Mengapa Vilks begitu dibenci? Mirror merilis ia pernah menggambarkan sosok Nabi Muhammad sebagai seekor anjing pada tahun 2007. Bukan itu saja, ia pernah menggambar Yesus sebagai seorang paedofil.



Lantaran itu Vilks kini di bawah perlindungan pemerintah Swedia. Namun, ia menolak bersembunyi seperti yang dilakukan penulis Satanic Verses (Ayat-Ayat Setan), Salman Rushdie. Nomor telepon Vilks berikut alamatnya di Helsingborg, tercantum jelas di daftar Yellow Pages.



Alih-alih berhasil membunuh Vilks, pelaku penyerangan justru menewaskan seorang warga Denmark peserta diskui memperingati 26 tahun keluarnya fatwa penolakan terhadap Salman Rushdie tersebut.



Sebenarnya, ancaman pembunuhan terhadap Vilks tidak terjadi kali ini saja. Sebelumnya, pada Maret 2009, seorang mualaf dari Pennsberg, Pennsylvania, AS, Collen LaRose mencoba membunuh Cilks. Ibu rumah tangga berusia 51 tahun itu bahkan ke Swedia untuk menghabisi nyawa Vilks sebagai bentuk jihad. Tapi misinya gagal dan harus mendekam di penjara selama 10 tahun.



Di saat bersamaan, percobaan pembunuhan terhadap Vilks juga datang dari Irlandia. Sebanyak tujuh orang ditahan karena didakwa melakukan percobaan pembunuhan padanya. Pada Mei 2009, sang kartunis juga menjadi korban serangan saat memberikan kuliah tentang kebebasan berbicara di Uppsala University. Saat itu ditayangkan pula video tentang Islam dan homoseksualitas.



Vilks juga menerima ancaman berupa video dari kelompok Al-Shaabab di Somalia medio November 2010 lalu. Mereka merilis bahwa aksi bom bunuh diri di Stockholme terkait dengan penggambaran Vilks laksa na seekor babi.



Vilks yang lahir di Helsingborg, Swedia mempunyai orangtua berdarah Latvia dan Swedia. Dia menuntaskan gelar doktoralnya di jurusan sejarah seni Lund University pada 1987. Kemudian dia bekerja di akademi seni Oslo National Academy dari 1988 hingga 1997, sebelum resmi menjadi profesor seni di Bergen National Academy.



Tahun lalu, tepatnya pada bulan Oktober, dia juga sempat kembali menjadi buah bibir karena menganugerahi majalah Charlie Hebdo sebuah penghargaan kebebasan berpendapat melalui organisasinya, Lars Vilks Committee.





DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Kisah Cinta yang Diblokade Israel



Rashid Faddah dan Dalia Shurrab, telah mengikat janji untuk menikah sejak tiga tahun lalu di Gaza, Palestina. Namun mereka hingga kini tidak bisa menjalani kehidupan berumah tangga, karena blokade Israel.


Rashid yang tinggal di Tepi Barat tidak bisa menjemput kekasihnya di Gaza, untuk menikah dan tinggal bersama dirinya. Padahal, pria 35 tahun itu telah membeli apartemen sederhana di Nablus untuk tempatnya tinggal bersama gadis pujaan hatinya itu.


Dalia, terjebak di Khan Younis, Jalur Gaza. Tidak bisa kemana-mana, terutama ke Nablus, karena blokade Israel pada tahun 2007 mencegah perpindahan warga keluar dari Gaza.


Israel berdalih, kebijakan tersebut untuk menghukum Hamas yang mereka anggap organisasi teroris. Akibat blokade ini, ribuan warga Gaza tidak dapat bertemu keluarga mereka, termasuk pasangan, yang ada di Tepi Barat.


"Kawan-kawan saya mengatakan 'bisakah kau menikahi seseorang yang tidak berasal dari Gaza?' Saya katakan pada mereka bahwa Dalia adalah wanita pilihan saya," kata Rashid, dikutip dari The Independent.


Rashid pernah berada di satu titik dimana dia ingin pindah ke Gaza yang tengah dilanda perang. Namun Dalia melarangnya. Alasannya bukan hanya karena Gaza sangat berbahaya, namun Rashid kemungkinan akan jadi pengangguran di wilayah itu karena lapangan pekerjaan yang terbatas.


Kisah cinta mereka dimulai pada tahun 2011. Keduanya adalah bagian dari program pertukaran pemuda di Nablus. Saat itu, Dalia tidak bisa mendatangi acara itu karena izin bepergian ditolak oleh Israel.


Akhirnya, sekelompok pemuda ini menjalin hubungan di internet. "Kami mulai berbicara di grup, kemudian berlanjut ke percakapan pribadi, dan menemukan bahwa kami punya banyak kesamaan," kata Rashid.


Satu hari, Rashid mendapati di Facebook bahwa Dalia sedang berada di Yordania. Lantas saja dia meluncur ke negara itu untuk menemui wanita yang sudah membuatnya mabuk kepayang.


Di tempat itu, Rashid melamar Dalia dan meminta izin pada ayahnya. "Itu saat kami serius. Saya menelepon orang tuanya di Gaza dan meminta izin untuk menikahinya," kata Rashid.


Ditanya soal kelebihan Dalia yang memikat hatinya, Rashid menjawab, "dia cerdas, lucu, ramah, berpendidikan dan punya ambisi. Dan dia juga baik."


Sementara Dalia mengaku menyukai Rashid karena pria itu memandangnya dengan hormat, berbeda dengan pria lainnya.


"Dia menghargai pemikiran, hobi dan cita-cita saya. Dia tidak membuat saya merasa gemuk dan buruk seperti kebanyakan masyarakat melabeli wanita yang kelebihan berat badan. Dia melihat saya sebagai wanita yang spesial dan cantik," tutur Dalia.


Rashid dan ayahnya nekat mengunjungi Gaza pada tahun 2012 dengan mengambil jalur memutar melalui Mesir dan Yordania. Mereka berdua menandatangani surat perjanjian untuk menikah.


Walikota Nablus, Ghassan Shala, mengatakan pada keluarga Rashid bahwa Dalia akan ada di pelukan mereka di Tepi Barat dalam hitungan bulan.


Namun tiga tahun telah berlalu, dan 20 surat permohonan perjalanan telah dilayangkan, dan pasangan itu belum juga bisa bersama. Bahkan Presiden Mahmoud Abbas juga telah diminta tolong, tapi hasilnya nihil.


Dalia dan kawan-kawannya meluncurkan kampanye di Facebook mencari dukungan dari dunia Arab untuk cinta mereka. Laman tersebut telah mendapatkan dukungan dari 40 ribu orang, mayoritas mendukung perjuangan Dalia dan Rashid untuk bersatu.


"Ulang tahun Rashid dua hari lagi. Saya kira kami akan merayakannya melalui telepon karena listrik mati," keluh Dalia.


Satu-satunya cara Dalia dan Rashid berkomunikasi adalah melalui telepon atau Skype. Dalia sempat terpikir untuk menyerah. Namun dukungan di Facebook mendorongnya untuk tetap memperjuangkan cintanya.


sumber: CNN international





DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.